Wednesday, March 20, 2013

ABOUT MOTION CAPTURE, the split performance.

Kali ini saya akan mencoba berbagi informasi tentang salah satu cara proses pembuatan teknik visual pada film maupun game yaitu motion capture sebatas yang saya ketahui. Hmm...apa itu ya?

Motion capture atau biasa disingkat mocap adalah sebuah proses merekam gerakan dari suatu obyek. Proses ini banyak digunakan saat pembuatan film ataupun game, yang biasanya untuk merekam setiap gerakan aktor untuk kemudian diolah kembali ke bentuk 3D. Proses perekaman gerakan ini biasanya dilakukan di studio dengan beberapa peralatan kamera yang mampu menangkap gerakan marker atau penanda berupa bola-bola kecil yang dilekatkan pada beberapa bagian tubuh aktor (biasanya pakai kostum khusus, yaitu baju gelap ketat bahan spandex)

(mocap actor dengan kostum khusus dan propertinya)

Untuk mendapatkan sebuah gerakan suatu karakter yang halus dan serealistis mungkin, akan menjadi sedikit berat jika hanya murni menggunakan 3D software, untuk itulah diperlukan motion capture yang mengadaptasi gerakan dari obyek sebenarnya. Salah satu teknik motion capture yang banyak digunakan dalam industri game saat ini adalah teknik split performance, dimana proses perekaman gerak tubuh dan mimik wajah dilakukan secara terpisah.
(Opening "The Casting", tech demo Heavy Rain oleh Quantic Dream pada event E3 2006.)

Pada E3 tahun 2006 lalu, Quantic Dream merilis sebuah tech demo berjudul “The Casting”. Meskipun tampilannya seperti cutscene dan film animasi 3D, The Casting ini bukanlah sebuah game ataupun film, namun lebih kepada sebuah media unjuk kebolehan teknologi (menurut saya pribadi). Seperti arti namanya, tech demo (demo teknologi) adalah sebuah demonstrasi bagaimana para developer mengembangkan teknologi gamenya. Tech demo ini kemudian digunakan untuk pengembangan proyek game 2010 mereka yaitu “Heavy Rain” (akan saya bahas di lain kesempatan).

("The Casting" menunjukkan bagaimana visual acting yang akan hadir dalam "Heavy Rain".)

Tech demo yang hanya berdurasi sekitar empat menit ini berkisah tentang seorang aktor yang sedang mengikuti audisi dan diuji untuk berakting di depan kamera, di mana dia berakting sebagai wanita yang dikhianati kekasihnya. Mungkin ceritanya terdengar sederhana, namun yang ditekankan dalam tech demo ini adalah bagaimana setiap gerakan aktor dapat terekam dengan baik, dari segi gerak tubuh maupun ekspresi wajah.

(Split performance capture.)

Karena menggunakan teknik split performance, maka diperlukan dua kali perekaman gambar. Yang pertama adalah merekam ekspresi wajah dan suara aktor secara bersamaan, dimana wajah aktor ditempeli marker di beberapa bagian. Kemudian perekaman gerakan tubuh, yang terkadang proses ini tidak harus dilakukan oleh orang yang sama (biasanya untuk keperluan stunt). Keduanya lalu diolah hingga menjadi satu kesatuan yang sinkron, menghasilkan sebuah karakter visual yang dapat bergerak layaknya gerakan manusia sebenarnya.
(Dua kali shooting, mimik wajah dan suara, kemudian gerak badan.)

Teknik split performance ini digunakan mulai pengembangan hingga perilisan “Heavy Rain” pada tahun 2010 kemarin. Namun rupanya Quantic Dream tidak berhenti di situ, mereka terus mengeksplorasi teknik motion capture ini ke langkah berikutnya. Apakah itu? Tunggu di postingan berikutnya.


Lihat video tech demo "The Casting" di sini
Lihat proses motion capture nya di sini

(sumber gambar: screenshot dari video "The Casting" & video behind the scenenya)


No comments:

Post a Comment